Latar belakang dan Sejarah Perkembangan Program Studi

Dalam perspektif Islam, pendidikan sebagai bagian integral untuk membangun individu dan bangsa sejak Islam diturunkan. Hal ini dapat dilihat dari munculnya ayat pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yaitu tentang pendidikan, yaitu: "Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu agungkanlah. Dia yang telah mangajarkan manusia dengan perantara kalam. Mengajarkan manusia tentang sesuatu yang belum diketahuinya". (QS. Al- 'Alaq: 1-5).

Ayat ini menandakan sejak manusia dilahirkan menuntut untuk mendapatkan pendidikan. Bahkan jauh sebelum anak tersebut dilahirkan harus mendapatkan pendidikan. Pendidikan sejak dini menjadi persoalan krusial untuk dikembangkan dalam mempersiapkan generasi Islami yang berkualitas, kompetatif, dan berkarakter. Pendidikan untuk raudhatul athfal, dengan demikian, menjadi sangat signifikan dan mendesak untuk diwujudkan. Pendidikan raudhatul athfal secara teoritis berada pada usia anak antara 4-6 tahun. Usia ini merupakan bagian dari anak usia dini yang merupakan rentangan usia lahir sampai enam tahun. Pada usia ini secara terminologis disebut sebagai anak usia pra-sekolah. Usia 4-6 tahun merupakan masa usia golden age (usia keemasan). Pada masa usia ini terjadi lonjakan luar biasa pada perkembangan anak dan berpengaruh besar di periode berikutnya. Hal ini menggambarkan sebuah potensi luar biasa yang harus dikembangkan dan melejitkan potensi perkembangan anak. Melejitkan potensi perkembangan tersebut dapat dilakukan dengan memberikan asupan gizi seimbang, perlindungan kesehatan, asuhan penuh kasih sayang, dan rangsangan pendidikan sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Usia di masa ini dapat juga dipersepsi sebagai masa kepekaan bagi anak. Pada masaini, anak sudah mulai sensitive untuk menerima berbagai upaya perkembangan seluruh Kurikulum KKNI Prodi PIAUD FAI UIR Pekanbaru 2 potensi anak. Masa peka adalah masa terjadinya pematangan fungsi-fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulus yang diberikan oleh lingkungan. Masa ini merupakan masa untuk meletakkan dasar pertama dalam mengembangkan kemampuan fisik, kognitif, bahasa, sossial emosional, konsep diri, disiplin, kemandirian, seni, moral, dan nilai-nilai agama. Oleh karena itu dibutuhkan kondisi dan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan anak agar pertumbuhan dan perkembangan anak terbentuk secara optimal.

Untuk mengembangan hal di atas diperlukan pendidik professional dan handal dalam upaya pengembangan potensi perkembangan anak anak tersebut dapat muncul dengan maksimal. Pendidik yang memiliki karakter Islami yang mampu membelajarkan siswa dalam rentang usia raudhatul athfal secara Islami, kompetatif, dan bermartabat. Dengan demikian, pendidik harus dipersiapkan untuk mendidik anak didik dengan kegiatan bermain sambil belajar dan menenyenangkan hingga potensi-potensi tersebut dapat berkembang dengan maksimal.

Berdasarkan hal di atas, pada usia ini diperlukan sebuah model pendidikan yang dapat menjembatani usia perkembangan tersebut, tak terkecuali juga pendidik di dalamnya. Lembaga pendidikan Raudhatul Athfal perlu mendapat perhatian serius untuk perkembangan dan kemajuannya dalam hal penyiapan generasi Islami, tangguh, bermartabat dan cerdas. Saat ini kecerdasan mengalami perkembangan yang luar biasa. Berdasarkan penelitian Pusat Kurikulum, Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional tahun 1999 menunjukkan bahwa hampir pada seluruh aspek perkembangan anak yang masuk TK mempunyai kemampuan lebih tinggi dibanding dengan anak yang tidak masuk TK di kelas I SD. Data angka mengulang kelas tahun 2001/2002 untuk kelas I sebesar 10.85%, kelas II sebesar 6.68%, kelas III sebesar 5.48%, kelas IV sebesar 4.28%, kelas V sebesar 2.92%, dan kelas VI sebesar 0.42%. Data ini menggambarkan bahwa angka mengulang kelas pada kelas I dan II lebih tinggi dari kelas lain.

Bila melihat data di atas menginformasikan bahwa pendidikan Raudhatul Athfal masih sangat penting bagi proses perkembangan anak didik sebagai dasar memasuki tingkat pendidikan berikutnya. Tuntutan bagi pengembangan Raudhatul Athfal untuk berkualitas dan maju menjadi sesuatu yang harus diwujudkan. Salah satu langkah yang dapat dicapai untuk Kurikulum KKNI Prodi PIAUD FAI UIR Pekanbaru 3 tugas besar itu adalah dengan mempersiapkan pendidik Islami, handal, berkarakter, dan kompetatif dalam proses perwujudannya.

Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru menganggap urgen bagi perwujudan ide di atas dan sebagai salah satu tugas penting dalam proses pengembangan dan percedasan kehidupan bangsa. Perwujudan ide dapat dilakukan dengan membuka program studi baru dalam jurusan Tarbiyah program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Program studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini(PIAUD) didirikan untuk menyiapkan guru-guru professional yang mampu mendidikan anak seusia perkembangan raudhatul athfal sebagai langkah penyiapan generasi muda berkualitas ke depan.

"Visi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau adalah menjadi Pusat Keunggulan Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) yang Profesional dan Islami di Asia Tenggara Tahun 2045."

Unggul bermakna bahwa VMTS PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau memiliki daya saing tinggi berskala Internasional dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini yang berkemampuan mengimplementasikan nilai-nilai Islam. Keunggulan yang dikembangkan meliputi bidang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kelembagaan.

Profesional dan Islami berarti VMTS PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau menjadi sikap dan komitmen atau tanggung jawab anggota profesi untuk bekerja berdasarkan standar nilai keislaman dan keilmuan kependidikan berdasarkan kode etik profesinya. Asia Tenggara bermakna bahwa VMTS PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau mampu berkiprah di kawasan nasional dan internasional. Asia Tenggara di sini adalah negara-negara tetangga dan dalam wilayah serumpun di kawasan Asia Tenggara. Tahun 2045 adalah target pencapaian, yaitu VMTS PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau menargetkan dapat mencapai visi unggul dan terkemuka di kawasan Asia Tenggara pada Tahun 2045.

Misi Program Studi PIAUD

Misi PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau adalah sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) yang berkualitas dengan mengacu pada nilai-nilai keislaman.
  2. Menumbuhkembangkan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dengan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni (IPTEKS).
  3. Melakukan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) untuk kepentingan akademik dan masyarakat.
  4. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat di bidang Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
  5. Menyelenggarakan dakwah islamiah untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman di bidang akademik.
  6. Menjalin dan memperluas kerja sama dengan berbagai pihak dalam bidang PIAUD baik Lokal, Nasional maupun International.

Tujuan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Berdasarkan VMTS PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau tersebut di atas, maka dapat dirumuskan enam (6) tujuan Program Studi, yaitu:

  1. Menghasilkan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi keguruan dan berkarakter keislaman.
  2. Menghasilkan tenaga pendidik yang menguasai ilmu pengetahuan teknologi dan seni (IPTEKS).
  3. Menghasilkan penelitian yang kreatif, inovatif serta bermanfaat dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) .
  4. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tumbuh kembang anak usia dini.
  5. Menanamkan nilai-nilai keislaman dalam penyelenggaraan pendidikan sejak usia dini.
  6. Terealisasinya kerjasama dengan berbagai pihak khususnya di bidang Pendidikan Anak Usia Dini baik secara Nasional maupun International.

SASARAN DAN STRATEGI PENCAPAIAN

Sasaran PS-PIAUD Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Riau (UIR)

Adapun sasaran yang hendak dicapai dalam penyelenggaraan PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau adalah sebagai berikut:

  1. Sasaran dari Tujuan Utama:
    1. Kurikulum berbasis KKNI sesuai perkembangan dan kebutuhan kajian ilmu Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan keterserapan dunia kerja.
    2. Kualitas dan Kuantitas dosen memiliki keahlian di bidang ilmu Pendidikan Islam Anak Usia Dini ditunjukan dengan tingkat pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3).
    3. Lulusan mengusasi teori keilmuan Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang mencakup mata kuliah Pengembangan Profesionalisme Guru, Alat Permainan Edukatif dan Evaluasi Pembelajaran, dengan nilai A 84% dan rata-rata IPK minimal 3,25.
  2. Sasaran dari Tujuan Kedua:
    1. Lulusan menerapkan hasil penelitian, pelatihan dan workshop peningkatan kompetensi yang berkaitan dengan jasa dan produk yang dibutuhkan dalam bidang anak usia dini sebagai referensi bagi masyarakat dan akademisi Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
    2. Lulusan menerapkan strategi dan metode belajar berdasarkan keilmuan dan penerapan di ruang pembelajaran di kelas anak usia dini.
    3. Lulusan menerapkan strategi dan metode belajar berdasarkan aspek-aspek perkembangan anak usia dini.
  3. Sasaran dari Tujuan Ketiga:
    1. Dosen melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pendampingan untuk menciptakan pemahaman tentang Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
    2. Mahasiswa berperan aktif dalam kegiatan keilmuan, penelitian dan pengabdian tentang kemasyarakatan.
    3. Hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa menjadi acuan bagi akademis dan masyarakat.
  4. Sasaran dari Tujuan Keempat :
    1. Lulusan PS-PIAUD mampu mengaplikasikan materi pembelajaran dan membuat alat permainan edukasi yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini.
    2. Lulusan PS-PIAUD mampu menjadi pengelola atau manajer sekolah anak usia dini yang memenuhi nilai keilmuan dan keislaman.
    3. Lulusan PS-PIAUD memiliki keterampilan berkisah dalam proses pembelajaran kepada anak usia dini dan masyarakat.
  5. Sasaran dari Tujuan Kelima:
    1. Mahasiswa mengaplikasikan teknik pembelajaran al-Quran yang efektif kepada anak usia dini.
    2. Lulusan menerapkan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran kelas anak usia dini
    3. Lulusan menerapkan nilai-nilai keislaman dan spiritual kepada orang tua siswa anak usia dini.
  6. Sasaran dari Tujuan Keenam:
    1. Mahasiswa membentuk organisasi kemahasiswaan dan menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi kemahasiswaan.
    2. Mahasiswa menerapkan semangat kerjasama dengan berbagai organisasi kependidikan.
    3. Lulusan mengaplikasikan keilmuan untuk mengembangkan wirausaha dalam bidang pendidikan anak usia dini.

Strategi Pencapaian PS-PIAUD Fakultas Agama Islam
Guna mencapai sasaran diatas, berdasarkan Rencana Induk Pengembangan (RIP) Universitas Islam Riau (2017-2027) dan Rencana Strategi (Renstra)(2017-2022), Rencana Operasional (Renop) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang menggambarkan upaya-upaya pencapaian dan perwujudan visi yang diwujudkan dalam bentuk berikut ini :

  1. Strategi Bidang Pendidikan, meliputi:
    1. Penyusunan kurikulum PS-PIAUD berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dengan mengikutsertakan pakar dan stakeholder.
    2. Penyusunan silabus dan RPS pada setiap mata kuliah sesuai perkembangan ilmu Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
    3. Keikutsertaan secara aktif tenaga dosen kedalam asosiasi keilmuan, workshop, seminar/konferensi baik nasional maupun internasional sebagai upaya pengembangan keilmuan dan perluasan network keilmuan.
    4. Memberikan peluang kepada dosen untuk melanjutkan program dokter (S3).
    5. Peningkatan jumlah dosen untuk memiliki jabatan fungsional.
    6. Menjalin kerja sama dengan beberapa universitas, instansi pemerintah dan lembaga swasta.
    7. Terwujudnya lulusan yang memiliki IPK (Indeks Prestasi Komulatif) diatas rata-rata 3,25 dengan jangka waktu 8 semester.
    8. Terwujudnya lulusan yang memiliki jiwa leadership, entrepreneur dan keterampilan berkisah yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
    9. Terwujudnya lulusan yang memiliki kompetensi keahlian di bidang Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau.
  2. Strategi Bidang Penelitian, Meliputi :
    1. Peningkatan jumlah penelitian dengan pendanaan yang bersumber dari LPPM Universitas Islam Riau.
    2. Menyusun rencana penelitian hibah Dikti, Kementrian Agama Republik Indonesia dan pihak ketiga baik nasional maupun internasional.
    3. Peningkatan jumlah penelitian terkait Pendidikan Islam Anak Usia Dini dengan melibatkan mahasiswa dan dipublikasikan dalam jurnal lokal terakreditasi nasional maupun internasional.
    4. Peningkatan kualitas penelitian terkait Pendidikan Islam Anak Usia Dini dengan mempublikasikan karya-karya ilmiah dalam rangka menghasilkan hak kekayaan intelektual.
  3. Strategi Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Meliputi :
    1. Peningkatan jumlah pengabdian masyarakat dengan pendanaan yang bersumber dari LPPM Universitas Islam Riau.
    2. Menyusun rencana pengabdian masyarakat dengan pendanaan yang bersumber dari hibah Dikti, Kementrian Agama RI dan pihak ketiga baik nasional maupun internasional.
    3. Mengaktifkan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat dosen.
    4. Mengarahkan mahasiswa untuk aktif dalam organisasi kemasyarakatan yang ada di lingkungan tempat tinggalnya.
  4. Strategi Bidang Dakwah Islamiah, meliputi :
    1. Seluruh civitas akademika PS-PIAUD wajib untuk menerapkan nilai-nilai Islam melalui sikap dan tingkah laku dalam beraktivitas.
    2. Membuat dan melaksanakan program kajian keislaman yang rutin dilaksanakan oleh Program Studi untuk seluruh civitas akademika.
    3. Seluruh materi perkuliahan wajib memasukkan nilai-nilai keislaman yang dituangkan pada Rencana Pembelajaran Siswa (RPS).
    4. PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau berkoordinasi aktif dengan lembaga-lembaga Universitas untuk melibatkan dosen PIAUD sebagai pembina/mentor atau motivator pada kegiatan-kegiatan keislaman di kampus.
  1. Strategi Bidang Pendidikan, meliputi:
    1. Mengevaluasi kurikulum PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau berdasarkan masukan dari lulusan dan pengguna lulusan.
    2. Pembaharuan metode pembelajaran berbasis teknologi informasi.
    3. Kerjasama tenaga pengajar PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau dengan universitas lain di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
    4. Memotivasi dan memberi peluang kepada dosen PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau untuk melanjutkan studi S3, sehingga PS-PIAUD sudah memiliki 80% berpendidikan S3 (Doktor) dan 20% guru besar dari jumlah dosen PS-PIAUD.
    5. Memaksimalkan forum peduli lingkungan tumbuh kembang anak usia dini (FORLIMBANG AUD) untuk stakeholder dan masyarakat umum.
    6. Melibatkan mahasiswa dalam membuat dan memproduksi buku-buku cerita bergambar yang terkait dengan pengetahuan dan pengembangan anak usia dini.
  2. Strategi Bidang Penelitian, Meliputi :
    1. Menjadikan jurnal PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau yang mandiri dan terakreditasi nasional pada Tahun 2025 serta terakreditasi internasional pada Tahun 2030 yang didukung dengan e-jurnal.
    2. Mengoptimalkan peran laboratorium PS-PIAUD sebagai wadah untuk penelitian dan pengembangan ilmu tentang anak usia dini.
    3. Mewajibkan penelitian mahasiswa terintegrasi dalam jurnal di tingkat lokal, nasional dan internasional.
    4. Mempublikasikan dan mendokumentasikan hasil penelitian sesuai dengan kriteria pemanfaatan di tingkat lokal, nasional dan internasional.
    5. Memberikan apresiasi dan penghargaan kepada dosen yang telah melakukan penelitian di tingkat lokal maupun nasional bahkan internasional.
  3. Strategi Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, Meliputi :
    1. Memberikan penghargaan kepada dosen yang telah melakukan pengabdian kepada masyarakat di tingkat lokal maupun nasional bahkan internasional.
    2. Mengikutsertakan mahasiswa dalam program pengabdian kepada masyarakat setiap periode semester yang didampingi oleh dosen di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
    3. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan penagbdian masyarakat secara mandiri.
    4. Menganjurkan dosen untuk berpartisipasi aktif dalam organisasi profesi dan kemasyarakatan baik sebagai ketua maupun sebagai anggota.
    5. PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau menjadi rujukan bagi lembaga PAUD dalam pembuatan rancangan pembelajaran siswa (RPPH, RPPM, RPPS).
    6. Memperluas jaringan kemitraan pada asosiasi PAUD dengan membentuk kelompok staf ahli dari kalangan dosen PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau agar menjadi rujukan bagi masyarakat dan pemerintah dalam kegiatan pengabdian.
  4. Strategi Bidang Dakwah Islamiah, meliputi :
    1. Membentuk forum kajian keislaman yang berisi tentang pengembangan karakter islami anak usia dini.
    2. Menerapkan nilai-nilai Islam untuk seluruh civitas akademika dengan berpedoman pada Dewan Kode Etik Universitas Islam Riau.

Kurikulum Program Studi PIAUD

Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi, bahan kajian, maupun bahan pelajaran serta cara penyampaiannya, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di perguruan tinggi. Kurikulum seharusnya memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnya yang mendukung tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi. Kurikulum memuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memperdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi.
Kurikulum dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

Kurikulum PS-PIAUD Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau adalah kurikulum berbasis kompetensi dengan tujuan lulusannya memiliki kompetensi yang sesuai dengan sasaran program studi dan mampu mengintegrasikan studi keislaman dan keilmuan. Program Studi menetapkan bahwa kompetensi yang diinginkan meliputi kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lainnya, sebagaimana keputusan dalam Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 045/U/2002, UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Permenristekdikti Nomor 44 tentang SN-Dikti Tahun 2015, Surat Keputusan YLPI Riau Nomor 001/YLPI/Riau/2013 dan Statuta UIR Tahun 2013. Kompetensi utama lulusan akan membantu mahasiswa PS-PIAUD memiliki wawasan pendidikan ilmu-ilmu keislaman secara profesionalisme, kompetitif dan berkarakter, menguasai teori dan praktek, mampu menerapkan dan mengembangkan keilmuan di dalam masyarakat, terampil dalam menerapkan teori pendidikan dalam pembelajaran, mengembangkan penelitian, memiliki sikap keteladanan dalam bertugas, kreatif, responsif, inovatif dan memperluas kerjasama.

Lulusan PS-PIAUD diharapkan memiliki profil sebagai berikut :

  1. Pendidik pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  2. Konsultan pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini
  3. Menjadi Pimpinan pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini
  4. Edupreneur bidang Pendidikan Anak Usia Dini
  5. Menjadi Juru Kisah Profesional AUD
  1. Uraikan secara ringkas kompetensi utama lulusan
  2. Untuk menjadi lulusan dengan profil seperti tersebut, maka standar kompetensi yang harus dimiliki terdiri atas kompetensi utama sebagai berikut :
    1. Mampu mendesain kurikulum di satuan PAUD sesuai dengan prosedur dan prinsip-prinsip pembelajaran
    2. Mampu menyelenggarakan pembelajaran holistik integratif di satuan PAUD
    3. Mampu menerapkan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan berdaya guna untuk pembelajaran anak usia dini
    4. Mampu memfasilitasi potensi anak usia dini dalam mengembangkan kemampuan dan keterampilan beragama di kehidupan sehari-hari
    5. Mampu berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dalam pelaksanaan tugas pembelajaran anak usia dini di satuan PAUD dan masyarakat
    6. Mampu melaksanakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil pembelajaran anak usia dini di satuan PAUD secara tepat, serta mampu memanfaatkannya untuk keperluan pembelajaran
    7. Mampu mengembangkan keprofesian dan keilmuan terkait dengan anak usia dini di satuan PAUD secara berkelanjutan, mandiri dan kolektif
    8. Mampu menghafal ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadist tentang pendidikan anak usia dini dan mengaplikasikannya ke dalam pembelajaran
    9. Mampu mengembangkan potensi anak usia dini melalui pembelajaran berbasis seni
    10. Mampu mengembangkan alat permainan edukatif pada pendidikan anak usia dini.
  3. Uraikan secara ringkas kompetensi pendukung lulusan
  4. Kompetensi pendukung lulusan akan membentuk mahasiswa PS-PIAUD memiliki kemampuan antara lain dalam:
    1. Menyusun deskripsi saintifik dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi
    2. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamanahkan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan mencegah plagiasi
    3. Mampu berkomunikasi baik lisan maupun tulisan dengan menggunakan Bahasa Arab dan Inggris dalam perkembangan dunia akademik dan dunia kerja
    4. Mampu membaca al-Qur'an berdasarkan ilmu qira'at dan ilmu tajwid secara baik dan benar
    5. Mampu menghafal dan memahami al-Qur'an juz 30 (Juz Amma)
    6. Mampu melaksanakan ibadah dan memimpin ritual keagamaan dengan baik.
  5. Uraikan secara ringkas kompetensi lainnya/pilihan lulusan
  6. Kompetensi lainnya/pilihan lulusan akan membentuk mahasiswa PS-PIAUD yang memiliki kemampuan, antara lain:
    1. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
    2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur;
    3. Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni;
    4. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega dan sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya
    5. Catatan: Pengertian tentang kompetensi utama, pendukung, dan lainnya dapat dilihat pada Kepmendiknas No. 045/2002.

Struktur Kurikulum Program Studi PIAUD

  1. Jumlah SKS Program Studi (Minimum untuk Kelulusan) : 148 sks yang tersusun sebagai berikut

  2. Jenis Mata Kuliah
    (1)
    SKS
    (2)
    Keterangan
    (3)
    Mata Kuliah Wajib
    139
    Mata Kuliah Pilihan
    9
    Matakuliah pilihan yang harus diambil minimal sebanyak 9 sks dari 18 sks yang disediakan
    Jumlah Total
    148
  3. Struktur Kurikulum Berdasarkan Urutan Mata Kuliah (MK) Semester demi Semester
  4. Untuk Melihat Struktur Kurikulum PRODI PIAUD, Silahkan Download Disini