Medan, 15 Mei 2025 – Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau (FAI UIR) bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di bidang Pendidikan Islam dengan tema “Enhancing Educator Emotional Resilience” atau Penguatan Ketahanan Emosional Pendidik. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 15 Mei 2025, di Kampus UMSU, Medan, dan diikuti oleh para guru, dosen, dan mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber ahli dalam bidang pendidikan, yakni Najmi Hayati, M.Ed., Ph.D, dan Dian Tri Utami, M.Pd. Keduanya memberikan materi yang relevan dengan tantangan yang dihadapi para pendidik di era modern, khususnya terkait pengelolaan stres, tekanan kerja, serta pentingnya kecerdasan emosional dalam dunia pendidikan.
Dalam paparannya, Dr. Najmi Hayati menekankan pentingnya ketahanan emosional (emotional resilience) bagi para pendidik dalam menghadapi dinamika pembelajaran, tekanan administrasi, serta perubahan sosial dan teknologi yang cepat. “Seorang pendidik tidak hanya dituntut untuk kompeten secara akademik, tetapi juga harus kuat secara emosional agar mampu menjadi teladan dan inspirasi bagi peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, Dian Tri Utami mengajak peserta untuk mengenali faktor-faktor penyebab kelelahan emosional dalam dunia pendidikan dan memberikan strategi praktis dalam menjaga keseimbangan mental dan spiritual, termasuk dengan pendekatan nilai-nilai Islam dalam membentuk karakter resilien.
Kegiatan ini berlangsung secara interaktif, dengan diskusi kelompok, studi kasus, dan latihan sederhana mengenai manajemen stres serta teknik refleksi diri. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama para guru yang merasa materi ini sangat relevan dengan kondisi di lapangan.
Ketua pelaksana kegiatan dari FAI UIR menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dunia akademik terhadap kesejahteraan psikologis para pendidik, yang merupakan ujung tombak dalam mencetak generasi berkualitas. “Dengan ketahanan emosional yang baik, pendidik akan lebih mampu menghadapi tantangan dan memberikan pembelajaran yang bermakna,” tuturnya.
Pengabdian masyarakat ini menjadi bagian dari agenda rutin FAI UIR dalam menjalin sinergi dengan institusi pendidikan lainnya, serta kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.




