TMR FSI Al-Ishlah 2025 Sukses Digelar, Kader Ditempa Lewat Aksi Solidaritas Hingga Outbound Seru

PEKANBARU – Forum Studi Islam (FSI) Al-Ishlah FAI UIR sukses menyelenggarakan kegiatan Training of Muslims Revolutions (TMR) yang berlangsung selama dua hari, dari Sabtu, 11 Oktober hingga Ahad, 12 Oktober 2025. Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau (FAI UIR), Dr. Zulfadli Hamzah, B.IFB., M.IFB. ini dirancang untuk mencetak kader organisatoris yang tangguh dan siap menjadi agen perubahan.

Kegiatan hari pertama, Sabtu, 11 Oktober 2025, dimulai dengan berkumpulnya panitia dan peserta di Mesjid Al-Munawarah. Setelah itu, seluruh partisipan bergerak menuju lokasi utama acara di Kolam Pancing UIR. Setelah registrasi peserta , acara dibuka secara resmi dan dilanjutkan dengan serangkaian kata sambutan, termasuk dari Ketua Pelaksana Nur Marisa Siregar dan Ketua Umum FSI Al-Ishlah Muhammad Faisal.

Peserta kemudian dibekali dengan lima materi mendalam yang disampaikan oleh para ahli di bidangnya:

  • Materi 1: Ghazwul Fikri oleh Emkhad Arif, M.Sc.,CA. (Pembina UKMI Al-Kahfi UIR)
  • Materi 2: Darus Syabab oleh Dr. Yenni Yunita, S.Pd.I, M.Pd.I. (Pembina FSI Al-Ishlah FAI UIR)
  • Materi 3: Kesekretariatan oleh Setiawan Raja Makmur, S.Ag. (Ketua Komisi B FSLDK Riau)
  • Materi 4: Syumuliatul Islam oleh Edi Sutan Pasaribu, S.Pd.I. (Pendiri FSI Al-Ishlah FAI UIR)

Memasuki hari kedua, semangat para kader diuji sejak dini hari melalui Qiyamullail dan Muhasabah. Puncaknya adalah saat mereka turun ke jalan untuk mengikuti Aksi Solidaritas Riau untuk Palestina di area Tugu Perjuangan Rakyat depan Rumah Dinas Gubernur Riau . Meskipun cuaca tidak bersahabat, para peserta tetap antusias mengikuti aksi yang dimulai pukul 06.30 WIB. Kondisi hujan tidak menyurutkan langkah mereka untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian mendalam bagi rakyat Palestina

Kehadiran peserta TMR di CFD ini merupakan wujud nyata dari tujuan pelatihan, yaitu melahirkan kader-kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberanian untuk bertindak. Aksi di tengah hujan ini menjadi bukti bahwa semangat perjuangan dan kepedulian kemanusiaan para pemuda Riau tidak dapat dipadamkan oleh rintangan cuaca sekalipun.

Setelah kembali dari aksi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pos untuk menguji mental dan pemahaman peserta mengenai visi dan misi organisasi. Suasana menjadi lebih cair dan akrab saat sesi games outbound dimulai. Dipandu oleh Bang Naufal, Bang Faisal, Bang Rivaldo, dan Kak Nisa, berbagai permainan yang menantang dan seru dirancang untuk melatih kekompakan dan kerja sama tim. Momen-momen penuh tawa dan semangat dalam permainan ini berhasil mempererat tali ukhuwah Islamiyah di antara para kader.

Rangkaian acara ditutup dengan prosesi sakral Baiat Kader FSI Al-Ishlah angkatan 2025, yang menandai komitmen mereka untuk berkontribusi dalam dakwah dan organisasi. Kegiatan TMR 2025 secara resmi berakhir pada pukul 15.15 WIB, meninggalkan kesan mendalam dan semangat baru bagi seluruh peserta. (ProminfoFAIUIR)