Rawat Kearifan Lokal, PIAUD FAI UIR dan STAI Diniyah Putri Padang Panjang Hadirkan Konsep Etnoparenting Melayu dan Minangkabau

Padang Panjang, 28 Agustus 2026 — Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau (FAI UIR) berkolaborasi dengan STAI Diniyah Putri Padang Panjang dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Etnoparenting Melayu dan Minangkabau.” Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya akademisi dalam memperkuat pendidikan anak usia dini berbasis budaya dan kearifan lokal.

Dari pihak Program Studi PIAUD FAI UIR, kegiatan tersebut diwakili oleh Assoc. Prof. Dr. Yenni Yunita, S.Pd.I., M.Pd.I. Kolaborasi ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan perspektif akademik dengan nilai-nilai budaya yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya dalam praktik pengasuhan dan pendidikan anak usia dini.

Konsep etnoparenting dalam kegiatan ini menempatkan budaya lokal sebagai salah satu sumber penting dalam membangun pola pengasuhan anak. Nilai-nilai yang hidup dalam budaya Melayu dan Minangkabau dapat menjadi landasan dalam membentuk karakter anak sejak usia dini, terutama melalui pembiasaan, keteladanan, komunikasi dalam keluarga, serta pengenalan nilai sosial dan keagamaan.

Pengasuhan anak pada masa usia dini memiliki peran yang sangat penting karena keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama bagi anak. Oleh sebab itu, penguatan kapasitas orang tua dan pendidik dalam memahami pola pengasuhan yang sesuai dengan karakter budaya masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan tumbuh kembang anak yang optimal.

Melalui pendekatan etnoparenting, nilai-nilai budaya tidak hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi dapat diaktualisasikan sebagai bagian dari proses pendidikan anak yang relevan dengan kehidupan masa kini. Budaya Melayu dan Minangkabau memiliki kekayaan nilai seperti penghormatan kepada orang tua, kebersamaan, gotong royong, sopan santun, tanggung jawab, serta nilai-nilai religius yang dapat diintegrasikan dalam praktik pengasuhan anak.

Kolaborasi PIAUD FAI UIR dan STAI Diniyah Putri Padang Panjang juga mencerminkan pentingnya sinergi antarperguruan tinggi dalam mengembangkan model pendidikan anak usia dini yang kontekstual. Pertukaran pengalaman dan pengetahuan akademik diharapkan dapat memperkaya perspektif dalam pengembangan pendidikan dan pengasuhan anak berbasis kearifan lokal.

Kegiatan PkM ini sekaligus memperkuat komitmen perguruan tinggi Islam untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata. Tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, pengabdian juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya dalam kehidupan keluarga.

Dengan terlaksananya kegiatan “Etnoparenting Melayu dan Minangkabau”, PIAUD FAI UIR dan STAI Diniyah Putri Padang Panjang diharapkan dapat terus mengembangkan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang berkarakter, religius, serta berakar kuat pada budaya dan kearifan lokal.

Kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini bukan hanya tentang memberikan pengetahuan kepada anak, tetapi juga tentang membangun karakter melalui keluarga, lingkungan, budaya, dan nilai-nilai keagamaan yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

 

Berita selengkapnya : https://fis.uir.ac.id/